SIMARI TERUS DIEVALUASI SIMARI TERUS DIEVALUASI
16/03/2016 19:15 WITA



Sistem Informasi Manajemen Admisi Rumah Sakit (SIMARI) merupakan salah satu aplikasi andalan yang menjadi backbone dalam sistem pelayanan kesehatan di RSUD A. M. Parikesit Tenggarong Seberang. Saat ini SIMARI menunjukkan performance yang baik dalam memberikan informasi ketersediaan bed bagi pasien yang akan menjalani rawat inap. Hal itu dikemukakan oleh Direktur RSUD A. M. Parikesit, dr. Martina Yulianti, Sp. Pd., FINASIM setelah melakukan evaluasi terhadap performance SIMARI bersama jajaran management.

Dalam kesempatan itu Direktur RSUD A. M. Parikesit mengatakan bahwa pihak management RSUD A. M. Parikesit sangat memperhatikan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat Kutai Kartanegara, terutama bagi masyarakat yang tidak mampu, dengan menyediakan 171 tempat tidur untuk kelas 3 atau 46% dari jumlah total tempat tidur yang tersedia. Hal ini melampaui standard Permenkes No. 56 Tahun 2014 yang menetapkan standard sebesar 30% dari total tempat tidur yang tersedia. Sebelumnya untuk kelas 3 hanya tersedia 151 tempat tidur.

Kebijakan RSUD A. M. Parikesit tentang pelayanan kelas 3 dituangkan dalam SK Direktur No. 445/012/180/188.43/2016 Tanggal 1 Februari 2016 bahkan menyatakan bahwa pasien kelas 3 bisa ditempatkan untuk sementara waktu di kelas di atasnya apabila ruangan kelas 3 penuh dengan tarif standard kelas 3.

Berdasarkan evaluasi pada SIMARI sebelumnya didapatkankan data yang berpola bahwa daftar tunggu untuk kelas VIP adalah 3 hari, kelas 1,2, dan 3 adalah 1-2 hari. Dari situasi tersebut banyak warga Kutai Kartanegara yang menginginkan privacy dengan fasilitas single bed lebih memilih untuk menjalani rawat inap di kota Samarinda. Dari kondisi ini pihak management memandang perlu untuk melakukan penataan ulang ruang rawat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan untuk menjawab berbagai permasalahan dari jauhnya jarak jika warga Kutai Kartanegara berobat ke kota lain.

Direktur RSUD A. M. Parikesit mengatakan bahwa pihak management sangat menghargai kritik dan saran dari seluruh stakeholders untuk dapat meningkatkan performance pelayanan kesehatan menjadi lebih baik. Untuk itu perlu kerjasama yang solid dan pentingnya penegakan disiplin bagi tenaga medis dan management. Masyarakat diminta melaporkan jika ada dokter dan tenaga RS yang lain yang melakukan pelayanan tidak professional atau tidak ramah, mengingat RS adalah institusi pelayanan publik yang besar. Laporan warga dapat disampaikan pada website www.rsamp.id dan pada social media di facebook dan twitter. Hal ini merupakan bagian dari implementasi reformasi birokrasi yang telah digalakkan oleh Kabupaten Kutai Kartanegara.
(hms)

Pendaftaran Online

Saran/Kritik

Akreditasi

Konsultasi Kesehatan

Pojok Zona Integritas

Whistleblowing System

Unit Pengendalian Gratifikasi

PPID

Download