Minggu, 24 September 2017
70 Pegawai Di Latih Menjadi Agen Perubahan Di RSUD A.M Parikesit 70 Pegawai Di Latih Menjadi Agen Perubahan Di RSUD A.M Parikesit
19/11/2015 06:05 WITA


(Foto: cnd)

Banyak organisasi yang mempertanyakan bagaimana cara mengubah budaya organisasi secara tepat dan efektif. Melakukan proses penggantian logo atau dengan melakukan perubahan besar-besaran terhadap sistem. Dalam banyak hal, organisasi yang telah menjalani seluruh perubahan sistem seringkali gagal dalam melaksanakan proses perubahan. Lalu dimana letak kesalahan perubahannya?
Organisasi banyak melupakan pentingnya mengembangkan fungsi leader sebagai agen perubahan dalam sistem tersebut. Ketika organisasi tidak membangun fungsi ini secara tepat, maka yang muncul lebih kepada individu yang "hanya" menjabat saja tanpa ada kehandalan untuk menjadi seorang leader

Untuk melakukan perubahan yang akan dilakukan oleh Leader dalam manajemen perubahan, RSUD A.M Parikesit berkerja sama dengan ACT Consulting (Accelerate Culture Transformation) melakukan Training Agent Of Change. Pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu hari selasa dan rabu (17-18.11.2015) di Ballrom Mulawarman Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong. Peserta yang terpilih menjadi Agent Of Change di RSUD A.M Parikesit adalah 10 persen dari jumlah karyawan rumah sakit yang ada, yaitu sebanyak 70 karyawan, yang terdiri dari Kelapa Bagian,Kepala Bidang Kep. Sub Bagian, Kepala Seksi Kepala Instalasi/Unit serta Kepala Ruangan.

Pelatihan ini dibuka langsung oleh Direktur RSUD A.M Parikesit dr.Martina Yulianti SpPD FINASIM, melalui sambutanya Martina menjelaskan bahwa seorang leader seyogyanya menjadi agen perubahan di tempat dia memimpin, "lakukan hal bermanfaat sebanyak2nya selagi kita masih di beri amanah sebagai seorang pemimpin, maknailah tugas itu sebagai ladang amal untuk mengumpulkan bekal sebanyak2nya" Martina juga menambahkan bahwa menjadi seorang pemimpin memerlukan "skill" yang harus selalu di latih dan dikembangkan agar para kepala di RSUD AM Parikesit memiliki teknik2 kepemimpinan yang handal sehingga dapat segera membawa perubahan budaya organisasi yang semakin baik dan masyarakat yang dilayani dapat segera merasakan dampaknya.






Foto: cnd

Seperti diketahui sebelumnya Tim ACT sudah melakukan Survey kepada karyawan rumah sakit yang bertujuan untuk mengetahui indeks kesehatan organisasi, faktor-faktor penghambat kinerja atau produktifitas, kekuatan dan area perbaikan yang dibutuhkan pada budaya saat ini, mengetahui harapan pegawai terhadap budaya yang akan datang, melakukan analisa terhadap nilai-nilai rumah sakit dan mengetahui tingkat kenyamanan bekerja

Pada hari pertama peserta dikenalkan tentang makna sebenarnya dari Agent Of Change, bagaimana dan apa saja peran dari Agen Of Change. Sedangkan pada hari terakhir Peserta dilatih untuk menyusun Sebuah Action Plan atau sebuah rencana aksi untuk sebuah perubahan, Dari hasil pelatihan ini akan disusun menjadi sebuah action plan tentang program Rumah Sakit untuk meningkatkan dan memperbaiki Pelayanan yang ada di RSUD A,M Parikesit menjadi lebih baik lagi.
((cnd))

Pendaftaran Online

Saran/Kritik

Konsultasi Kesehatan

PPID

Akreditasi

Download

Whistleblowing System

Unit Pengendalian Gratifikasi