Ahmad Faiz : Ikhlas dan Pasrahkan, lalu Bersyukur Ahmad Faiz : Ikhlas dan Pasrahkan, lalu Bersyukur
10/11/2015 06:15 WITA


Ahmad Faiz Zainuddin selaku Trainer SEFT memberikan materi dan motivasi didepan pegawai RSUD AM Parikesit

RSUD AM Parikesit sejak awal tahun 2015 mencanangkan untuk melakukan reformasi budaya kerja yang nantinya akan menjadi dasar bagi terselenggaranya reformasi birokrasi di RSUD AM Parikesit menuju pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Reformasi budaya kerja di suatu instansi/unit kerja tidak bisa dilepaskan dari individu-individu para pegawai yang berada di lingkungan kerja tersebut untuk untuk mendukung perubahan ke arah yang lebih baik.

Menurut dr. Haryanto S.M. Adm. Kes selaku Kepala Bidang Pengembangan RS mengungkapkan selama ini sering terjadi keluhan di instansi/unit kerja dalam melaksanakan pekerjaannya terutama dalam kegiatan pelayanan publik kepada masyarakat, sebagian besar didominasi oleh keluhan kurang bermutu, efektif, efisien, kompetensi, dll dari setiap individu/pegawai yang menjadi pelaku pelayanan kepada masyarakat.

Pihak manajemen RSUD AM Parikesit menyadari adanya keluhan dalam hal pelayanan kesehatan pada masyarakat Kutai Kartanegara, serta adanya perbedaan kualitas yang berbeda-beda diantara pegawai sebagai pelaku pelayanan kesehatan yang kurang berkenan memuaskan kepada masyarakat.

Oleh karena itu, manajemen Rumah Sakit berupaya untuk melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan untuk meningkatkan kualitas, kompetensi, efektifitas, efisiensi, pengetahuan serta perilaku dari seluruh individu/pegawainya. Salah satu bentuk pelatihan yang dirasakan mempunyai manfaat untuk merubah secara paripurna setiap karyawan RSUD AM Parikesit sebagai pelaksana pelayanan kesehatan di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) yang didalam materi pelatihannya mengajarkan kepada seluruh karyawan bahwa sebagai manusia harus Loving God (Mencintai Tuhan), Blessing Other (Saling berbagi/membantu sesama manusia) dan Self Improvment (Selalu melakukan perbaikan diri setiap saat).

Ahmad Faiz Zainuddin selaku Founder dan Master Trainer dari SEFT dan HoPES (Holistic Person Empowerment System). Hanya dalam waktu kurang dari 8 tahun, beliau telah berhasil mengembangkan dan mempraktekkan SEFT pada lebih dari 32.000 orang dalam terapi personal, workshop, coaching dan training (lebih dari 300 angkatan) di beberapa kota di indonesia bahkan negara lain pun telah mengikuti training ini.

"Training SEFT ini dimaksudkan untuk membantu saudara-saudara disini mengatasi berbagai masalah, baik secara fisik maupun emosi, serta mengajarkan cara membantu orang lain dalam mengatasi masalah-masalah fisik dan emosi mereka." Hal tersebut yang dikatakan Ahmad Faiz Zainuddin selaku Pendiri SEFT ketika memulai Training SEFT di Ballroom Hotel Grand Fatma Tenggarong (2/11) Senin kemarin.

Training ini dibuka direktur RSUD AM Parikesit dr. Martina Yulianti, Sp. PD., FINASIM dan dihadiri sekitar 300 pegawai RSUD AM Parikesit yang dilaksanakan selama empat hari dan dibagi dalam dua gelombang.

Ahmad Faiz menuturkan Hidup adalah untuk mencintai Tuhan, mengasihi sesama dan mengoptimalkan potensi diri selebihnya hanyalah perincian. Hal ini secara tidak langsung menegaskan bahwa dalam hidup kita harus bisa selalu bersyukur dan selalu melakukan yang terbaik dalam hal apapun termasuk dalam kehidupan sehari-hari seperti dalam lingkungan keluarga, pekerjaan dan terhadap orang lain siapapun itu.

Dalam training ini diajarkan cara untuk meraih kebahagiaan, kesuksesan serta menjadi pribadi yang dapat memberikan manfaat untuk banyak orang. Ahmad Faiz berharap setelah melakukan training SEFT ini setiap orang yang telah mengikuti pelatihan akan menjadi bagian dari komunitas para SEFTer yang ikut berusaha mewujudkan cita-cita dari SEFT, yaitu Indonesia Free from Pain dan Poverty 2020 (Indonesia yang bebas dari penderitaan dan kemiskinan 2020).

"Diharapkan setelah mengikuti pendidikan dan pelatihan SEFT tersebut dapat memberikan konstribusi yang positif kepada masyarakat Kutai Kartanegara pada umumnya dan institusi/unit kerja RSUD AM Parikesit pada khususnya," tambahnya lagi.
(mrz,rhd)


Foto bersama yang menandakan berakhirnya Pendidikan dan Pelatihan SEFT (Foto: mrz)
Pendaftaran Online

Saran/Kritik

Akreditasi

Konsultasi Kesehatan

Pojok Zona Integritas

Whistleblowing System

Unit Pengendalian Gratifikasi

PPID

Download