RSUD AM Parikesit Bertekad Menuju Zona Integritas RSUD AM Parikesit Bertekad Menuju Zona Integritas
30/06/2015 14:32 WITA


Kegiatan bimbingan teknis Zona Integritas disampaikan langsung oleh tim Kemenpan RB (Foto: Candra)

Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah Aji Muhammad Parikesit, Tenggarong, melakukan berbagai kerjasama dengan kalangan praktisi, akademisi, dan institusi profesional yang lain untuk melakukan berbagai pelatihan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia.


Selain itu, untuk semakin meningkatkan kualitas pelayanan, pihak RSUD bertekad untuk menuju zona integritas / Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang menjadi program Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN- RB).


"Dalam persiapan menuju zona integritas, pihak manajemen RS membentuk Tim Kerja yang kemudian bertugas menyusun rencana aksi yang mendetail untuk Pembangunan Zona Integritas ini," kata Direktur RSUD AM Parikesit di Tenggarong, Selasa (30/6).


Salah satu kegiatan yang penting adalah Sosialisasi Pembangunan ZI pada seluruh pegawai RS dan Penandatanganan Fakta Integritas secara simbolis. Kegiatan ini dilakukan secara bertahap dan diharapkan seluruh pegawai menandatangani fakta integritas ini sesegera mungkin.


Hal ini penting dilakukan agar seluruh pegawai RS memahami Zona Integritas. Selain itu diharapkan agar seluruh stakeholder internal RSUD memiliki komitmen yang sama yaitu selalu berusaha memberikan pelayanan publik berkualitas dan memiliki tekad yang sama dalam mencegah korupsi dan gratifikasi agar tercipta lingkungan pelayanan yang bersih di RS Pemerintah ini.


Untuk menunjang budaya organisasi yang melayani dan bersih dilakukan juga Sosialisasi Panduan Perilaku oleh Direktur RSUD AM Parikesit, dr. Martina Yulianti, Sp.PD.,FINASIM kepada seluruh karyawan.


"Panduan Perilaku ini adalah penjabaran Nilai-Nilai (values) rumah sakit kedalam perilaku sehari-hari. Terdiri dari tindakan-perilaku yang harus dilakukan (DO) dan yang tidak boleh dilakukan (DON'T). Harapan nya dengan panduan perilaku ini seluruh karyawan mengimplementasikan nilai- nilai Profesional, Peduli, Adil, Tulus, dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari," ungkap Martina Yulianti.


Ada sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan dalam pembangunan ZI, diantaranya dianggap sebagai unit yang penting/strategis dalam melakukan pelayanan publik, mengelola sumber daya yang cukup besar, disamping itu memiliki tingkat keberhasilan reformasi birokrasi yang cukup tinggi. Penilaian mengacu pada kriteria yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri PAN-RB No. 52 Tahun 2014 yang meliputi komponen pengungkit (60%) dan komponen hasil (40%).


Sebagaimana diketahui, penilaian secara berjenjang akan dilakukan pada bulan September 2015 oleh Kementerian PAN-RB sebagai Tim Penilai Nasional (TPN) setelah RS ini terlebih dulu dinilai secara mandiri oleh Tim Penilai Internal (TPI) yaitu Inspektorat Kabupaten Kutai Kartanegara. (rdi)

Pendaftaran Online

Saran/Kritik

Akreditasi

Konsultasi Kesehatan

Pojok Zona Integritas

Whistleblowing System

Unit Pengendalian Gratifikasi

PPID

Download