Demi Mencegah Kebakaran, RSAMP adakan pelatihan APAR Demi Mencegah Kebakaran, RSAMP adakan pelatihan APAR
07/10/2015 05:51 WITA


Salah satu peserta mencoba memadamkan api yang berbahan minyak menggunakan APAR (Foto: mrz)

Tenggarong - Demi mencegah serta meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam menangani terjadinya kebakaran, Rumah Sakit Umum Daerah Aji Muhammad (RSUD AM Parikesit) Tenggarong bekerjasama dengan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara mengadakan pelatihan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Pelatihan ini dibuka oleh Wakil Direktur Pelayanan RSUD AM Parikesit dr. Mauritz Silalahi Sp. P dengan narasumber H. Abdul Kadir beserta tim dari BPBD Kukar. Pelatihan APAR ini diikuti sebanyak 53 pegawai RSUD AM Parikesit di ruang aula RSUD AM Parikesit, Sabtu kemarin (3/10).


dr.Mauritz Silalahi Sp. P dalam sambutannya mengatakan ikuti dan pelajari dengan seksama bagaimana menggunakan APAR ini agar ketika terjadi kebakaran bisa segera cepat dipadamkan dan bisa dicegah sedini mungkin.


H. Abdul Kadir dari BPBP Kukar menerangkan kebakaran itu terbagi dalam beberapa klasifikasi, yang pertama kebakaran pada benda padat seperti kayu,kertas,kain,ban, dan sejenisnya. Kedua, kebakaran yang terjadi pada bahan bakar minyak. Ketiga,kebakaran yang terjadi pada bahan elektronik, listrik, dan peralatan lainnya.


Lebih lanjut beliau menjelaskan tata cara penggunaan APAR, tarik/lepas pin pengunci tuas apar lalu arahkan selang ke titik pusat api. Tekan tuas untuk mengeluarkan isi apar dan sapukan secara merata sampai api padam.


"Hal yang perlu diketahui dalam penggunaan apar adalah perhatikan arah angin (usahakan badan/muka menghadap searah dengan arah angin) supaya media pemadam benar-benar efektif menuju ke pusat api dan jilatan api tidak mengenai tubuh/badan serta perhatikan sumber kebakaran dan gunakan jenis apar yang sesuai dengan klasifikasi sumber kebakaran," ujarnya lagi.


Di akhir pelatihan, diadakan simulasi kebakaran di halaman parkir VIP Flamboyan belakang RSUD AM Parikesit. Seluruh peserta secara bergantian mencoba memadamkan api dengan menggunakan APAR.


Untuk diketahui, pelatihan ini sendiri merupakan bagian dari program akreditasi rumah sakit, yakni Sistem Akreditasi tahun 2012 yang mengacu pada standar akreditasi manajemen fasilitas dan gedung, manajemen pemadam kebakaran, bantuan hidup dasar (basic life support), bantuan evakuasi bencana dan hand hygiene yang bertujuan untuk meningkatkan patient safety atau keselamatan pasien.
(rhd)

Pendaftaran Online

Saran/Kritik

Akreditasi

Konsultasi Kesehatan

Pojok Zona Integritas

Whistleblowing System

Unit Pengendalian Gratifikasi

PPID

Download