Minggu, 24 September 2017
RSUD A.M Parikesit Melakukan Survey Untuk Mengukur Budaya Kerja Organisasi RSUD A.M Parikesit Melakukan Survey Untuk Mengukur Budaya Kerja Organisasi
19/08/2015 14:21 WITA


(Foto: Candra octa)

Guna mengetahui tingkat budaya kerja karyawan, Rumah Sakit Umum Daerah Aji Muhammad Parikesit (RSUD AM Parikesit) melakukan OCHI (Organization Culture Health Index) yang berkerja sama dengan ACT Consulting (Accelerate Culture Transformation). Kegiatan ini berupa survey untuk mengukur budaya kerja yang ada pada Rumah Sakit plat merah tersebut. Survei OCHI dilaksanakan pada tanggal 10 - 20 Agustus 2015 di aula RSUD AM. Parikesit Tenggarong.

Menurut dr. Tri Wahyuni, M.Adm.Kes Kepala Sub Bagian Diklat dan kerjasama yang sekaligus sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan, survei ini di ikuti oleh seluruh karyawan secara bergantian sesuai jadwal yang telah ditentukan, guna mendukung survei ini manajemen menyiapkan 10 (sepuluh) PC agar responden dapat mengisi secara online dan para responden juga dapat mengisi secara mandiri melalui gadget nya masing-masing jika tidak dapat ke aula.

Menurut Idham Khalid (konsultan) kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui indeks kesehatan organisasi, faktor-faktor penghambat kinerja atau produktifitas, kekuatan dan area perbaikan yang dibutuhkan pada budaya saat ini, mengetahui harapan pegawai terhadap budaya yang akan datang, melakukan analisa terhadap nilai-nilai rumah sakit dan mengetahui tingkat kenyamanan bekerja.

Hasil survey akan dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) yang pesertanya terdiri dari perwakilan karyawan dan manajemen, setelah itu akan dibentuk Agent Of Change yang nantinya akan bertugas sebagai penggagas, Role Model dan pengawal pengimplementasian nilai organisasi RSUD A.M Parikesit. Agent of change akan bekerja sesuai action plan yang dihasilkan oleh FGD dari survey OCHI, dengan demikian diharapkan kegiatan pembentukan budaya kerja yang melayani ini dapat terarah dan terukur dengan jelas.

Direktur RSUD A.M Parikesit mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan hal yang mendasar dalam pembangunan budaya organisasi, sebagaimana diketahui bahwa membentuk budaya organisasi yang baik bukan hal yang mudah dan hasilnya tentu belum dapat dilihat dalam waktu dekat tapi dapat di ibaratkan bahwa apa yang dikerjakan sekarang merupakan upaya membangun fondasi agar dapat terwujud budaya melayani yang baik dikalangan karyawan RS sehingga pada akhirnya masyarakat dapat terlayani dengan baik.
(hms.rsamp)


(Foto: Candra octa)
Pendaftaran Online

Saran/Kritik

Konsultasi Kesehatan

PPID

Akreditasi

Download

Whistleblowing System

Unit Pengendalian Gratifikasi